JWC

Apa yang harus dilakukan jika ada peserta yang tidak hadir dalam pendidikan bahasa Jepang untuk Pekerjaan Pengembangan Keterampilan? Penjelasan tentang kelas pengganti dan penanganan keterlambatan kemajuan belajar

Ini adalah terjemahan referensi berdasarkan terjemahan mesin dan belum diperiksa oleh penutur asli. Versi resmi adalah artikel asli berbahasa Jepang.

Artikel asli (bahasa Jepang)

Artikel asli diperbarui: · Diterjemahkan:

Sebagian perusahaan mungkin ingin menetapkan langkah penanganan untuk mengantisipasi ketidakhadiran dalam pelatihan bahasa Jepang. Pengaturan kelas pengganti dan penanganan keterlambatan belajar merupakan hal yang perlu disusun pada tahap persiapan.

Artikel ini menjelaskan hal-hal yang perlu dikonfirmasi ketika peserta tidak hadir dan cara melaksanakan kelas pengganti berdasarkan dokumen resmi dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan (厚生労働省) serta lembaga lainnya.

Jika ada peserta yang tidak hadir, penting untuk membedakan antara kekurangan jam pelatihan dan keterlambatan pemahaman, lalu menentukan langkah penanganan bersama lembaga pelatihan.

【Pengetahuan Dasar】Pastikan posisi pelatihan sebelum menangani ketidakhadiran

Pertama-tama, mari kita perjelas pada tahap pelatihan mana kelas yang tidak dihadiri tersebut berada.

Poin ① Perbedaan antara sebelum mulai bekerja dan selama bekerja

A1 dan A2 adalah indikator yang menunjukkan tingkat kemampuan bahasa Jepang. Dalam materi Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, pembelajaran sebelum mulai bekerja dan pembelajaran hingga masa kerja berakhir dibedakan.

Sebelum mulai bekerja, pada prinsipnya peserta harus lulus ujian yang setara dengan A1 atau mengikuti pelatihan yang setara. Pelatihan dengan target A2 adalah pelatihan yang bertujuan mencapai kemampuan bahasa Jepang yang menjadi target Pekerjaan Pengembangan Keterampilan (育成就労).

Dalam materi yang dipublikasikan oleh kementerian tersebut, durasi masing-masing pelatihan adalah sekurang-kurangnya 100 jam. Untuk pelatihan yang berlaku, pastikan persyaratan mengenai jumlah jam dan metode pelaksanaannya.

Poin ② Memastikan pelatihan yang diperlukan oleh peserta

Perlakuan terhadap pelatihan yang berlaku berbeda-beda, misalnya apabila peserta telah lulus ujian sebelumnya. Dalam bidang tertentu, tingkat kemampuan bahasa Jepang yang lebih tinggi ditetapkan.

Pastikan secara terpisah persyaratan pelatihan bahasa Jepang dan persyaratan keseluruhan pelatihan setelah masuk Jepang (入国後講習).Lulus ujian bahasa Jepang saja tidak berarti bahwa seluruh pelatihan setelah masuk Jepang menjadi tidak diperlukan.

Untuk susunan pelatihan secara keseluruhan, Anda juga dapat merujuk pada penjelasan mengenai pelatihan setelah masuk Jepang dalam Pekerjaan Pengembangan Keterampilan. Di perusahaan Anda, cocokkan dengan rencana yang berlaku bagi peserta tersebut.

Penanganan ketidakhadiran sebaiknya dimulai dengan memastikan jenis pelatihan dan persyaratan yang berlaku bagi peserta tersebut.

Apa yang harus diperiksa pada hari terjadinya ketidakhadiran?

Jika terjadi ketidakhadiran, periksa kondisi peserta dan catatan keikutsertaannya, lalu samakan informasi dengan lembaga pelatihan.

Langkah 1: Memeriksa alasan ketidakhadiran dan kondisi keikutsertaan

Tanyakan kepada peserta mengenai keadaan seperti kondisi kesehatan, pekerjaan, dan lingkungan komunikasi. Pertama-tama, penting untuk mengetahui penyebab yang menghambat peserta mengikuti pelatihan berikutnya.

Dalam kelas daring, peserta mungkin tidak dapat terus mengikuti kelas meskipun berhasil terhubung. Periksa juga catatan pengajar dan rangkum bagian yang benar-benar diikuti.

  • Tanggal dan waktu: Periksa tanggal dan waktu yang dijadwalkan untuk kelas yang tidak dihadiri.
  • Kondisi keikutsertaan: Rangkum juga keterlambatan, pulang lebih awal, dan terputusnya koneksi.
  • Materi pembelajaran: Periksa unit atau kegiatan yang tidak dapat diikuti.
  • Perkiraan untuk kembali mengikuti pelatihan: Diskusikan dengan peserta mengenai kondisi yang diperlukan agar ia dapat mengikuti pelatihan berikutnya.

Langkah 2: Merangkum kekurangan waktu dan tingkat pemahaman

Pisahkan penanganan kekurangan waktu pelatihan dari kekurangan pemahaman terhadap materi pembelajaran.Peserta mungkin tidak memahami materi meskipun menghadiri kelas.

Konfirmasikan penanganan waktu kepada lembaga pelatihan, dan mintalah pengajar memeriksa tingkat pemahaman peserta. Jangan mengambil kesimpulan hanya berdasarkan ketidakhadiran, tetapi tentukan secara konkret tindakan yang diperlukan oleh peserta.

Pada hari tersebut, kumpulkan dan bagikan keadaan yang menyebabkan ketidakhadiran, catatan keikutsertaan, dan materi pembelajaran.

Bagaimana menyusun kelas pengganti? Memeriksa penghitungan waktu dan ketentuan pelaksanaan

Kelas pengganti adalah kelas untuk melengkapi pembelajaran yang kurang akibat ketidakhadiran atau alasan lainnya. Saat mengaturnya, periksa juga ketentuan agar kelas tersebut dapat diperlakukan sebagai pelatihan berdasarkan sistem.

Poin perhatian 1: Jangan hanya menggunakan rekaman video

Menurut materi dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, pelatihan daring harus memenuhi persyaratan seperti memungkinkan komunikasi dua arah secara langsung. Ini berarti pengajar dan peserta dapat berbicara satu sama lain saat itu juga.

Jangan langsung menghitung waktu menonton rekaman video atau belajar mandiri sebagai waktu pelatihan yang ditetapkan.Jika digunakan untuk mengulang pelajaran, pastikan secara terpisah apakah waktu tersebut dapat diperlakukan sebagai waktu pelatihan.

Langkah 2: Konfirmasikan ketentuan kelas pengganti secara tertulis

Dalam materi resmi yang diperiksa kali ini, tidak ditemukan ketentuan seragam mengenai persentase ketidakhadiran yang diizinkan atau metode pelaksanaan kelas pengganti. Untuk perlakuan secara khusus, periksa dengan mencocokkan persyaratan yang berlaku dan pelaksanaan oleh lembaga pelatihan.

  • Isi: Pastikan kelas mana yang akan digunakan untuk mengganti unit pelajaran yang tidak diikuti.
  • Penanggung jawab dan metode: Pastikan pengajar dan format kelas memenuhi persyaratan.
  • Perlakuan terhadap waktu: Pastikan berapa lama waktu kelas pengganti yang dapat dihitung.
  • Catatan pelaksanaan: Pastikan dokumen atau bukti apa yang digunakan untuk membuktikan tanggal, waktu, dan isi pelatihan yang diikuti.
  • Biaya dan jadwal: Pastikan biaya tambahan dan batas waktu untuk mengikuti kelas pengganti.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mewajibkan perusahaan penerima dan pihak lainnya untuk mengambil langkah-langkah agar peserta dapat mengikuti pelatihan, termasuk menanggung biayanya. Untuk biaya kelas pengganti juga, jangan berasumsi bahwa peserta harus menanggungnya sendiri, tetapi konfirmasikan bersama pihak-pihak terkait.

Aturlah kelas pengganti setelah memastikan isi, ketentuan pelaksanaan, perlakuan terhadap waktu, dan biaya.

Bagaimana cara meninjau kembali rencana belajar jika kemajuan terlambat?

Untuk mengatasi keterlambatan belajar, kami menyarankan penanganan dari dua sisi, yaitu tingkat pemahaman dan lingkungan pembelajaran.

Langkah 1: Tentukan materi yang menjadi kesulitan

Mintalah pengajar memeriksa pemahaman melalui percakapan dan tugas. Misalnya, identifikasi bagian yang menjadi kesulitan, yaitu mendengarkan instruksi, mengajukan pertanyaan, atau membaca tulisan.

Sesuaikan materi pembelajaran tambahan dengan bagian yang menjadi kesulitan bagi peserta.Jangan hanya memberikan sekaligus seluruh materi yang tertinggal karena tidak hadir. Tentukan bersama pengajar materi yang harus diprioritaskan.

Langkah 2: Sesuaikan jadwal kerja dan belajar

Jika jadwal kerja terus bertabrakan dengan jadwal belajar, tinjau kembali waktu pelajaran dan jadwal kerja. Siapkan kondisi yang memungkinkan peserta terus mengikuti pelajaran, termasuk sarana komunikasi dan tempat belajar.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan menjelaskan bahwa selain pelatihan yang ditetapkan, belajar mandiri juga penting. Pilih materi untuk mengulang pelajaran bersama pengajar dan sampaikan secara jelas bagian yang harus dipelajari.

Untuk menyusun ulang rencana, penjelasan tentang cara melanjutkan pembelajaran bahasa Jepang di tempat kerja juga dapat dijadikan referensi. Setelah meninjau kembali rencana, tentukan juga waktu pemeriksaan tingkat pemahaman berikutnya.

Untuk mengatasi keterlambatan kemajuan, gabungkan dukungan untuk materi yang sulit dengan penyesuaian lingkungan pembelajaran.

Bagaimana cara terus menangani ketidakhadiran melalui pencatatan dan koordinasi?

Agar penanganan dapat terus dilakukan, tentukan terlebih dahulu hal-hal yang perlu dicatat dan pihak yang dapat dimintai konsultasi.

Poin 1: Catat jadwal dan pelaksanaan secara terpisah

Di sini, sebagai contoh praktik pengelolaan internal perusahaan, kami menyarankan pencatatan sejak ketidakhadiran hingga selesainya kelas pengganti. Periksa secara terpisah buku catatan yang diwajibkan oleh hukum dan format dokumen yang harus diserahkan.

  • Jadwal awal: Catat tanggal, waktu, dan isi pelajaran yang semula dijadwalkan.
  • Realisasi keikutsertaan: Catat tanggal, waktu, dan jumlah jam keikutsertaan yang sebenarnya.
  • Isi penanganan: Catat jadwal kelas pengganti, penanggung jawab, dan hasil pelaksanaannya.
  • Hasil pemeriksaan: Catat tingkat pemahaman yang diperiksa oleh pengajar dan tugas selanjutnya.

Kelola secara terpisah tahap ketika kelas pengganti telah dipesan dan tahap ketika kelas tersebut benar-benar diikuti.Cocokkan dengan catatan lembaga pelatihan dan periksa hal-hal yang belum ditangani.

Hal yang perlu diperhatikan 2: Segera sampaikan dampaknya terhadap jadwal

Jika diperkirakan akan memengaruhi jadwal mulai bekerja atau ujian, sampaikan hal tersebut kepada lembaga pelatihan dan penanggung jawab penerimaan. Untuk tipe pengawasan, lakukan juga koordinasi dengan Organisasi Pengawas dan Pendukung (監理支援機関) yang mengawasi dan mendukung penerimaan.

Jika jadwal atau rencana pelatihan diubah, periksa apakah prosedur perubahan diperlukan. Jika tidak jelas apakah masalah dapat diselesaikan hanya dengan kelas pengganti, tanyakan juga kepada loket yang menangani sistem tersebut.

Sebelum mengakhiri penanganan, pastikan bersama pihak-pihak terkait mengenai realisasi keikutsertaan, tugas yang masih tersisa, dan dampaknya terhadap rencana.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa kali ketidakhadiran yang diperbolehkan?

Dalam dokumen resmi yang kami periksa kali ini, kami tidak menemukan jumlah ketidakhadiran yang diperbolehkan secara seragam. Harap periksa secara terpisah peraturan kehadiran lembaga pelatihan dan jumlah jam pelatihan yang diwajibkan oleh sistem.

Apakah menonton rekaman dianggap sudah mengikuti kelas pengganti?

Menonton rekaman saja tidak dapat dianggap sebagai telah mengikuti pelatihan yang ditentukan.Dalam dokumen Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, pelatihan daring diwajibkan untuk mencakup interaksi secara langsung dan dua arah.

Meskipun rekaman digunakan untuk mengulang pelajaran, anggap hal tersebut terpisah dari penghitungan jam pelatihan. Harap tanyakan kepada lembaga pelatihan mengenai cara pelaksanaan kelas pengganti.

Apa yang harus dilakukan jika peserta hadir tetapi pemahamannya tertinggal?

Pertama-tama, periksalah bersama pengajar materi yang belum dipahami. Kami menyarankan agar situasinya diperiksa melalui percakapan atau tugas, kemudian tentukan bagian yang perlu dipelajari kembali dan kapan pemahamannya akan diperiksa berikutnya.

Apakah pekerjaan dapat dimulai sesuai jadwal meskipun masih ada ketidakhadiran yang belum diganti?

Hal tersebut tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan tanggal yang dijadwalkan.Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mewajibkan seseorang lulus ujian bahasa Jepang atau mengikuti pelatihan yang setara sebelum mulai bekerja.

pelatihan setelah masuk Jepang juga mencakup mata pelajaran selain bahasa Jepang. Harap periksa seluruh persyaratan dan rencana pelatihan yang berlaku bagi peserta, lalu koordinasikan dengan lembaga-lembaga terkait.

Ringkasan artikel ini

Jika terjadi ketidakhadiran, periksalah secara terpisah kekurangan jam pelatihan dan keterlambatan pemahaman. Koordinasikan persyaratan kelas pengganti dengan lembaga pelatihan dan catat hingga hasil pelaksanaannya.

Namun, cara pelaksanaan yang sesuai berbeda-beda tergantung pada jenis pelatihan dan kondisi belajar peserta. Pertimbangkan juga dampaknya terhadap jadwal kerja dan ujian.

Jika Anda tidak yakin mengenai persiapan menghadapi ketidakhadiran atau peninjauan kembali rencana belajar, susunlah situasi saat ini dan hal-hal yang menjadi kendala, lalu konsultasikan kepada pihak terkait.

  • Periksa jenis pelatihan dan persyaratan yang berlaku bagi peserta
  • Pisahkan dan susun kekurangan jam pelatihan serta keterlambatan pemahaman
  • Periksa persyaratan pelaksanaan kelas pengganti dan apakah waktunya dapat dihitung sebagai jam pelatihan
  • Sesuaikan lingkungan kerja dan belajar, lalu catat hingga riwayat keikutsertaan dalam pelatihan

Sumber

Cari di JWC