Langkah ① Menyiapkan laporan tahunan perusahaan
Perusahaan penerima membuat laporan status pelaksanaan 1 kali setiap tahun fiskal. Formulir yang digunakan adalah Formulir Peraturan Kementerian No. 14.
Tahun yang dilaporkan adalah dari tanggal 1 April sampai 31 Maret tahun berikutnya. Pasal 1 Peraturan Pelaksanaan menetapkan periode ini sebagai tahun usaha Pekerjaan Pengembangan Keterampilan (育成就労).
Menurut Pedoman Operasional, periode penyerahan adalah dari tanggal 1 April sampai 31 Mei tahun fiskal berikutnya. Laporan diserahkan ke Bagian Sertifikasi di kantor regional atau kantor cabang Kiko.
Perusahaan tipe pengawasan membuat laporan berdasarkan bimbingan dari Organisasi Pengawas dan Pendukung (監理支援機関). Jika tidak ada penerimaan selama periode yang dilaporkan, perusahaan tidak perlu membuat laporan.
Perhatian ② Kelola laporan organisasi secara terpisah
Organisasi Pengawas dan Pendukung membuat laporan kegiatan untuk setiap kantor usaha. Formulir Peraturan Kementerian No. 24 dilengkapi dengan dokumen yang diperlukan, lalu diserahkan ke Bagian Pemeriksaan di kantor pusat Kiko.
Batas waktu penyerahan adalah tanggal 31 Mei pada tahun usaha Pekerjaan Pengembangan Keterampilan berikutnya. Menurut Pedoman Operasional, organisasi yang mendapat izin dalam tahun yang dilaporkan tetap wajib melapor meskipun tidak ada penerimaan.
Selain itu, jika telah melakukan audit, organisasi membuat laporan audit dengan Formulir Peraturan Kementerian No. 23. Menurut undang-undang, laporan harus disampaikan tanpa penundaan setelah audit selesai.
Menurut Pedoman Operasional, laporan diserahkan dalam waktu 2 bulan setelah audit selesai. Laporan diserahkan ke Bagian Bimbingan di kantor regional atau kantor cabang Kiko yang membawahi perusahaan yang diaudit.
Untuk peran organisasi, silakan juga lihat artikel penjelasan tentang Organisasi Pengawas dan Pendukung.
Langkah ③ Menetapkan pemeriksaan internal sebelum penyerahan
Mari kelola catatan harian, pemeriksaan bulanan, dan laporan tahunan secara saling terhubung. Langkah-langkah berikut adalah contoh pengelolaan internal yang diusulkan oleh tim redaksi.
- Pemeriksaan jurnal: Penanggung jawab di lapangan memeriksa apakah ada isi pekerjaan dan bimbingan yang belum dicatat.
- Pencocokan dengan buku pengelolaan: Penanggung jawab utama memeriksa status pelaksanaan rencana dan jurnal.
- Persiapan laporan: Petugas personalia memeriksa isian formulir dan dokumen lampiran.
- Penyimpanan catatan penyerahan: Simpan salinan dokumen yang diserahkan dan tanggal penyerahannya.
Untuk mencegah laporan terlewat, kelola secara terpisah pihak yang menyerahkan, formulir, batas waktu, dan tujuan penyerahan.